Table of Content |
Stats |
Skills |
Skill Ascension |
Related Items |
Gallery |
Sounds |
Quotes |
Stories |
Stats
Lv | HP | Atk | Def | CritRate% | CritDMG% | Bonus Anemo% | Materials | Total Materials |
1 | 1039 | 19.41 | 59.69 | 5.0% | 50.0% | 0% | ||
20 | 2670 | 49.87 | 153.33 | 5.0% | 50.0% | 0% | 1 3 3 20000 | 1 3 3 20000 |
20+ | 3447 | 64.37 | 197.92 | 5.0% | 50.0% | 0% | ||
40 | 5163 | 96.41 | 296.46 | 5.0% | 50.0% | 0% | 3 2 10 15 40000 | 1 13 18 60000 3 2 |
40+ | 5715 | 106.72 | 328.14 | 5.0% | 50.0% | 6.0% | ||
50 | 6573 | 122.75 | 377.44 | 5.0% | 50.0% | 6.0% | 6 4 20 12 60000 | 1 33 18 120K 9 6 12 |
50+ | 7309 | 136.49 | 419.68 | 5.0% | 50.0% | 12.0% | ||
60 | 8168 | 152.52 | 468.99 | 5.0% | 50.0% | 12.0% | 3 8 30 18 80000 | 1 63 18 200K 9 14 30 3 |
60+ | 8719 | 162.83 | 500.67 | 5.0% | 50.0% | 12.0% | ||
70 | 9577 | 178.84 | 549.91 | 5.0% | 50.0% | 12.0% | 6 12 45 12 100K | 1 108 18 300K 9 26 30 9 12 |
70+ | 10129 | 189.14 | 581.59 | 5.0% | 50.0% | 18.0% | ||
80 | 10987 | 205.18 | 630.89 | 5.0% | 50.0% | 18.0% | 6 20 60 24 120K | 1 168 18 420K 9 46 30 9 36 6 |
80+ | 11539 | 215.48 | 662.57 | 5.0% | 50.0% | 24.0% | ||
90 | 12397 | 231.51 | 711.87 | 5.0% | 50.0% | 24.0% |
Skills
Active Skils
Normal Attack: Rapid Ritesword | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Melancarkan hingga 4 serangan berturut-turut. Mengonsumsi sejumlah Stamina untuk melancarkan dua tebasan pedang. Menerjang dari udara untuk menghantam tanah, menyerang musuh di jalur terjangan dan mengakibatkan DMG area saat mendarat. | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Enigmatic Feint | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lynette mengayunkan jubahnya dan melancarkan Enigma Thrust yang mengakibatkan Saat Enigma Thrust mengenai musuh, serangan ini akan memulihkan HP Lynette berdasarkan Max HP-nya, dan dalam 4 detik selanjutnya, HP Lynette akan berkurang dalam jumlah tertentu setiap detiknya. Lynette akan menggunakan Enigma Thrust dengan cara yang berbeda berdasarkan cara skill dilancarkan; Mode Tekan atau Mode Tahan. Melancarkan Enigma Thrust dengan gesit. Lynette memasuki status Pilfering Shadow yang membuatnya bergerak dengan cepat dan memberikan "Shadowsign" terhadap musuh di dekatnya. Dalam kondisi ini, kamu bisa mengontrol arah gerakannya dan kamu bisa menghentikannya jika menggunakan skill ini lagi. Setelah status ini berakhir, Lynette akan melancarkan Enigma Thrust. Jika ada musuh yang memiliki Shadowsign di sekitarnya, maka Lynette akan mendekatinya secara cepat dan melancarkan Enigma Thrust. Maksimum 1 musuh yang dapat terkena Shadowsign dalam satu waktu. Jika musuh ini berada terlalu jauh dari Lynette, Shadowsign akan terhapus. Setiap kurun waktu tertentu, Lynette akan melancarkan Surging Blade saat menggunakan Enigma Thrust dan mengakibatkan Ousia-aligned "Baiklah, arahkan matamu ke arah panggung dan lanjutkan menikmati pertunjukannya. Saat aku muncul selanjutnya, aku akan berada di tempat yang tidak kamu sangka." | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Magic Trick: Astonishing Shift | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Lynette mengangkat mantelnya dengan tinggi dan mengakibatkan ·Memprovokasi musuh di sekitar terus-menerus dan memancing serangan mereka. ·Mengakibatkan ·Saat Bogglecat Box berhubungan dengan Elemental Absorption hanya akan terjadi satu kali selama Skill ini berlangsung. "Coba lihat ke arah ini, lihat baik-baik. Waktunya keajaiban terjadi, waktu milik kita saja." | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Passive Skills
Loci-Based Mnemonics | |
Memperlihatkan lokasi |
Sophisticated Synergy | |
Setelah melancarkan |
Props Positively Prepped | |
Setelah Bogglecat Box yang tercipta dari |
Constellations
A Cold Blade Like a Shadow | |
Saat Enigma Thrust dari |
Endless Mysteries | |
Saat Bogglecat Box yang tercipta dari |
Cognition-Inverting Gaze | |
Meningkatkan 3 level Maksimum: Lv. 15. |
Tacit Coordination | |
Meningkatkan 1 charge |
Obscuring Ambiguity | |
Meningkatkan 3 level Maksimum: Lv. 15. |
Watchful Eye | |
Saat Lynette melancarkan Enigma Thrust dari skill |
Skill Ascension
Gallery
360 Spin
Idle #1
Idle #2
Attack
Elemental Skill
Elemental Burst
Sounds
Title | EN | CN | JP | KR |
Party Switch | ||||
Party Switch when teammate is under 30% HP | ||||
Party Switch under 30% HP | ||||
Opening Chest | ||||
Normal Attack | ||||
Medium Attack | ||||
Heavy Attack | ||||
Taking Damage (Low) | ||||
Taking Damage (High) | ||||
Battle Skill #1 | ||||
Battle Skill #3 | ||||
Sprinting Starts | ||||
Jumping | ||||
Climbing | ||||
Heavy Breathing (Climbing) | ||||
Open World Gliding (Start) | ||||
Open World Idle | ||||
Fainting |
Quotes
Audio Language:
Title | VoiceOver |
Halo | |
Berbincang: Minum Teh | |
Berbincang: Kakak | |
Berbincang: Bengong | |
Ketika Turun Hujan | |
Setelah Hujan | |
Ketika Petir Menyambar | |
Ketika Turun Salju | |
Waktu Matahari Bersinar | |
Ketika Angin Berembus | |
Selamat Pagi | |
Selamat Siang | |
Selamat Malam | |
Selamat Tidur | |
Tentang Lynette: Sulap | |
Tentang Lynette: Laporan Intelijen | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Tentang Kami: Mendengarkan | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Tentang Kita: Kesukaan | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 6 |
Tentang Vision | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Berbagi Cerita | |
Kisah Menarik | |
Tentang Lyney: Bahasa Kalbu | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Tentang Lyney: Khawatir | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 6 |
Tentang Freminet | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Tentang "Ayah" | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Tentang Neuvillette | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Tentang Furina | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Tentang Navia | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Tentang Clorinde | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Tentang Chiori | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Tentang Charlotte | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Tentang Emilie | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Mengenal Lynette: I | |
Mengenal Lynette: II | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 3 |
Mengenal Lynette: III | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Mengenal Lynette: IV | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 5 |
Mengenal Lynette: V | * Terbuka saat Persahabatan Lv. 6 |
Hobi Lynette | |
Kekhawatiran Lynette | |
Makanan Favorit | |
Makanan yang Tidak Disukai | |
Menerima Hadiah: I | |
Menerima Hadiah: II | |
Menerima Hadiah: III | |
Ulang Tahun | |
Perasaan Tentang Ascension: Permulaan | * Terbuka saat Ascension tahap 1 |
Perasaan Tentang Ascension: Persiapan | * Terbuka saat Ascension tahap 2 |
Perasaan Tentang Ascension: Klimaks | * Terbuka saat Ascension tahap 4 |
Perasaan Tentang Ascension: Konklusi | * Terbuka saat Ascension tahap 6 |
Elemental Skill: I | |
Elemental Skill: II | |
Elemental Skill: III | |
Elemental Burst: I | |
Elemental Burst: II | |
Elemental Burst: III | |
Membuka Peti Harta: I | |
Membuka Peti Harta: II | |
Membuka Peti Harta: III | |
HP Rendah: I | |
HP Rendah: II | |
HP Rendah: III | |
HP Rekan Rendah: I | |
HP Rekan Rendah: II | |
Gugur: I | |
Gugur: II | |
Gugur: III | |
Menerima Serangan Ringan: I | |
Menerima Serangan Hebat: I | |
Bergabung ke Party: I | |
Bergabung ke Party: II | |
Bergabung ke Party: III |
Stories
Title | Text |
Info Karakter | Ketika ditanya siapakah pesulap paling terkenal di Fontaine, kebanyakan orang akan mengingat Lyney dengan gayanya yang sok dan berwarna di panggung. Tapi jika ditanya siapa asistennya, orang-orang bisa kebingungan. Karena gegap gempita dan sorak sorai itu bukan untuknya, dan tepuk tangan yang teramat meriah itu bukan pula disebabkan oleh dirinya. Sebagai asisten, tugasnya hanya mengalihkan perhatian penonton di saat yang tepat, dan menyorot sang tokoh utama ketika dia muncul. Baik di atas mau pun di bawah panggung, Lynette nyaman bersembunyi di balik bayang-bayang Lyney, tempat yang aman dari sorotan mau pun pujian. Seorang asisten dituntut untuk tidak mencolok, begitulah etika profesinya. Dan bagi seorang anak penghuni "rumah" ... bersembunyi dalam bayangan adalah soal bertahan hidup. |
Kisah Karakter 1 | Lynette sering bilang "standby" atau "hemat tenaga" untuk menghindari masalah yang tidak perlu. Karena kalau pakai istilah "bengong" untuk kabur dari kerja, ada 80-90% kemungkinan orang akan komentar "oh, lagi nganggur dong?", yang berujung diberi pekerjaan baru. Tapi katakan sedang ada di "Mode Standby" untuk "menghemat tenaga" dengan nada serius dan ekspresi sedatar patung, maka si penanya akan terkaget ... untuk sementara. Dan di saat penentu itulah, Lynette akan pergi dengan tenang, sambil terus memasang muka seriusnya. Metode ini tidak akan berhasil jika digunakan ke teman, tapi semua yang kenal dirinya tentu tahu Lynette sangat benci kerja, dan tahu akibatnya kalau memaksa dia sibuk. Bahasa boleh dingin seperti mesin, tapi Lynette adalah sosok yang gagap teknologi, dan buta sama sekali soal mesin. Ada kata-kata aturan tak tertulis yang beredar di rumahnya: jangan pernah tinggalkan Lynette bersama alat rumah tangga sendirian, baik itu mesin cuci piring, penyedot debu ... atau apa pun, yang masuk kategori "mesin". Jika tidak ditaati, maka ketika ada pihak ketiga (biasanya Freminet) datang, kondisi mesin itu sudah jadi salah satu yang berikut ini: Satu, rusak. Entah seperti apa rusaknya, bisa mesin cuci berbusa, penyedot debu yang bergetar terus ... dan Lynette, yang berdiri di tengah zona bencana dengan ekspresi tidak bersalahnya. Dua, mesin aman sentosa, tapi pekerjaan yang melibatkan mereka sama sekali tidak ada kemajuan, dan Lynette sedang tidur siang di suatu pojokan. Berhubung akibat dari setiap insiden tidak bisa diperkirakan, maka Lynette dengan senang hati dibebaskan dari semua tugas menyangkut pekerjaan rumah. Kemampuannya menghancurkan mesin paling sederhana dengan bermodal sentuhan memang aneh tapi nyata ... Yang dibuat lebih aneh lagi karena, ketika di panggung bersama kakaknya, dia mengoperasikan peralatan sulap. Dengan sangat teliti, konsentrasi, dan tanpa kesalahan sedikit pun selama bertahun-tahun. * Terbuka saat Persahabatan Lv. 2 |
Kisah Karakter 2 | "Asisten pesulap" adalah pekerjaan yang sangat kontradiksi. Karena sorak sorai dan tepuk tangan adalah untuk si pesulap, juga bunga indah dan pamor tidak diberikan kepada pemeran pembantu. Namun tidak ada pertunjukan yang bisa sukses tanpa bantuan asisten. Sebagai yang terdekat dengan si pesulap di atas panggung, dia harus tahu semua rahasia. Dan ketika menampilkan trik berbahaya, setiap gerakan asisten adalah hidup atau mati bagi si pesulap. Di atas panggung, pesulap dan asistennya bagaikan cermin dua sisi. Yang satu menghadap cahaya, menyerap perhatian penonton. Yang satunya menghadap kegelapan, menggerakkan tuas dan mengatur dari belakang layar. Keduanya saling berkaitan dan bersilangan tanpa batas. Jika ingin kerja sama yang harmonis, maka si asisten tidak boleh ketinggalan jauh dari segi kemampuan dengan si pesulap. Akan tetapi, dengan kemampuan tinggi seperti itu, kenapa harus terus ikut dengan satu tuan? Maka banyaklah asisten yang mengembangkan diri hingga akhirnya bisa merdeka dan bebas membuat pertunjukan sendiri. Murid pun menjadi guru. Ketika Lyney menjadi terkenal, banyak orang melihat potensi Lynette dan yakin bahwa dirinya bisa lebih berkembang kalau memulai pertunjukan tunggal. Bahkan ada yang menawarinya jadi pemeran utama di sebuah film. Gadis muda cantik bertelinga kucing, dan bisa main sulap ... cuma ada sebagai pemanis pun, konsep ini sangat bisa jadi duit! Sayangnya, semua gagasan penuh semangat ini hanya masuk kuping kiri dan keluar kuping kanan. Lynette bukan hanya menolak tawaran, dia juga menolak memberi alasan untuk penolakan itu ... dan membiarkan Lyney yang merangkai kata untuk menjelaskan. Dan ini agak sulit, karena tawaran-tawaran itu juga datang dari kalangan pemuka masyarakat yang disegani. Instruksi "Ayah" sangat jelas — jangan kurang ajar pada mereka. Dan jika ketahuan bahwa Lyney yang menjawab, setiap pertemuan setelahnya bisa jadi sangat canggung. Maka Lyney yang tidak punya pilihan terpaksa menulis surat jawaban dengan gaya bicara Lynette, setiap kata ditulis dengan sopan dan ringkas. Lyney yang pandai bicara pun merasa kesulitan dengan gaya adiknya yang unik. Dengan tangan yang pegal dan hati yang lelah, Lyney melihat adiknya yang sedang rebahan santai di sofa, lalu berpikir ... kenapa tidak dicoba saja sih? Toh aku bisa jadi asisten. Gampang. "Stop, jangan mikir." Sebersit pikiran yang belum terucapkan itu pun sudah diketahui oleh Lynette. Sambil meregangkan badan, dia menatap Lyney dan berkata "Aku suka jadi asisten". * Terbuka saat Persahabatan Lv. 3 |
Kisah Karakter 3 | Salah satu dari sedikit hobi Lynette adalah menyeduh teh. Ketika melihat riak air di cangkir teh dan menghirup aromanya yang mewah, semua masalah yang timbul dalam sehari pun menghilang tanpa bekas. Setiap ada tamu mampir, Lyney yang bertugas menyambut, sementara Lynette sudah siap menunggu di belakang dengan tehnya. Ketika ada perbincangan di meja ruang tamu, Lynette biasa menuangkan teh dalam diam, sementara yang lain berbicara. Bahasan apa pun, baik basa basi mau pun obrolan, Lynette biasa duduk di pinggir sambil memegang cangkir dengan dua tangan, meniup lalu menyeruputnya sedikit demi sedikit. Lidahnya memang sensitif dan tidak kuat minum air panas. Tapi menggunakan air suam-suam kuku untuk menyeduh teh adalah dosa yang dimuntahkan dewa, menambahkan es batu adalah bid'ah, dan menuang teh dari satu cangkir ke cangkir lainnya bolak-balik untuk mendinginkannya adalah penghujatan. Es batu membuat minuman menjadi hambar, menuang teh bolak-balik akan menghancurkan karakter rasanya yang kompleks berlapis ... Hanya ditiup, dan hanya dengan ditiup, maka sedikit demi sedikit temperatur yang ideal itu dapat tercapai. Teh yang diminum tidak membakar lidah, dan tidak kehilangan rasanya. Setelah itu pun, tehnya tidak boleh dihabiskan dalam sekali teguk. Ada teh yang rasanya jadi lebih kuat ketika mendekati tetesan terakhir di dasar cangkir. Tunggulah sekian menit setelah satu kali menyesap, baru lanjutkan dengan yang kedua. Itulah kenapa dia selalu minum teh dengan perlahan. Ketika air di poci habis, pembicaraan yang tadinya seru pun usai. Cangkir dan pernak-pernik teh yang ada di meja ... tinggal saja, biar orang lain yang bersihkan. Daripada harus membetulkan mesin pencuci piring lagi. * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Kisah Karakter 4 | Pernah ada petugas birokrasi Fontaine yang ingin mengaudit arus kas Hotel Bouffes d'ete selama sekian bulan ke belakang. Namun sesaat setelah selesai membuat silabus, atasannya memberi perintah agar rencana kegiatan audit dihentikan. Si petugas yang malang tidak pernah tahu, bahwa perintah itu dikarenakan surat hitam berisi foto kegiatan asusila sang atasan bersama salah seorang sosialita Fontaine. Dan si atasan pun tidak pernah tahu bahwa rahasianya terbongkar hanya karena dia mengeluarkan sapu tangan yang bukan milik istrinya di salah satu pertunjukan sulap. Ketika itu perhatiannya fokus pada pertunjukan di panggung, dan tidak sadar ada yang terus melihat ke arahnya dari kegelapan. Sedetik kelengahan itu berujung pencurian informasi, disapu bersih oleh Lynette. Orang tanpa sadar mengungkapkan informasi penting lewat pakaian, pandangan, gerak-gerik, bahkan perubahan intonasi suara. Kebanyakan orang tidak akan dapat informasi berharga dari ciri-ciri seperti itu, tapi Lynette bukan orang kebanyakan. Dia punya daya amat yang luar biasa kuat. Tanda, ciri, dan gerakan kecil yang sepertinya tidak penting, berbuah informasi berguna bagi pihak Hotel. Kedua "mata" Hotel, yang sebelah melihat ketika terang, sedangkan yang sebelahnya lagi memandang dalam gelap. Sudah banyak informasi figur terkenal Fontaine yang dicuri oleh keduanya. Dan tidak satu pun dari setiap mereka yang sadar telah menjadi korban "pencurian". Rasanya seperti sulap, seperti sihir. Lynette yang harus selalu konsentrasi penuh, menjadi lebih hemat bicara lagi ketika bekerja. Dan merembet ke kehidupan sehari-harinya, karena saat istirahat pun dia selalu menyaring informasi yang tidak berguna. Tapi manakah informasi yang berguna? Mana yang tidak? Itu terserah dirinya. Contohnya, apa gunanya kemampuan mengoperasikan mesin? Apa gunanya cekatan dalam pekerjaan rumah? Toh dia juga tidak pernah mengerjakan apa pun yang berhubungan ke arah sana. Tidak penting, tidak usah diingat. Saat terjebak obrolan gosip tak jelas di waktu minum teh, cukup menjawab dengan "Oh gitu", "Masa sih?", dan "Terus?" agar pembicaraan tetap berlangsung. Ekonomis, hemat, dan bijaksana dalam pemakaian energi. Itulah kebijaksanaan versi Lynette. * Terbuka saat Persahabatan Lv. 5 |
Kisah Karakter 5 | Orang-orang mengira bahwa telinga kucing Lynette adalah kostum untuk pertunjukan, karena penampilan saudara kembarnya, Lyney, tidak ada bedanya dengan manusia biasa. Tapi sebetulnya, telinga dan ekor itu asli, bukan tempelan. Bagian tubuh menyerupai kucing diturunkan dari nenek moyangnya, dan meskipun darah keturunan itu semakin encer di setiap generasinya, ada fenomena "atavisme" yang memunculkan kembali ciri bawaan nenek moyang dari waktu ke waktu. Sewaktu muda, Lynette tidak suka warisan keturunannya ini. Kadang ada anak kecil penasaran yang, entah dengan maksud apa, bertanya begini: "Kenapa kamu beda sama yang lain? Apa kamu dan Lyney bukan saudara kandung?" Lynette yang introvert tidak tahu harus menjawab apa, sementara Lyney jelas tidak dua puluh empat jam menempel dengannya. Setiap kali pertanyaan itu muncul, telinganya akan turun, ekornya menggulung, lalu dia akan jongkok merenungi nasib di pojokan. Hanya kucing garong yang datang menghibur, menggosokkan diri ke kakinya. Kakaknya tidak boleh sampai melihat ini, karena dia sudah sibuk dengan banyak sekali urusan. Janganlah menambahkan beban yang tidak perlu. Tapi dia juga tidak bisa berpura-pura. Untuk menipu seorang pesulap ulung, dia harus mulai dari menipu dirinya sendiri. Jadi dia memeluk kucing, mengelus punggungnya, dan menjadi tenang ketika merasakan napasnya yang hangat. Ketika si kucing pergi, wajahnya sudah kembali ke ekspresi standar ... datar. Di Fontaine juga terdapat makhluk-makhluk brengsek yang suka "keanehan". Suatu ketika, pada sebuah pesta, ada "orang penting" yang jatuh hati pada penampilan Lynette yang tidak biasa. Dia protes. Dia melawan. Namun ayah angkat si kembar menyerahkannya ke tangan si "orang penting", tanpa berpikir dua kali. Ibarat memberikan sofa jelek yang sudah habis digaruk kucing. Kenapa harus dia? Kenapa harus lahir dengan telinga sialan ini? Dalam kesendirian yang mencekik, Lynette menutup telinganya sambil menahan rasa sakit bertahun-tahun yang meluap ke permukaan. "Jangan sembunyi. Meringkuk tidak ada gunanya". Suara itu menggelegar bagaikan cahaya bulan yang menembus kegelapan malam. "Keluarlah. Bajingan yang ingin menyakitimu sudah mati". Suara itu dingin membeku seperti es, tapi juga memesona, memberi rasa aman. Lynette menengadah, matanya melihat sosok yang dikemudian hari akan dipanggilnya "Ayah". "Telingamu bagus. Manfaatkanlah". "Ayah" mengelus telinga Lynette. Sentuhan yang tidak lembut, malah sedingin sinar rembulan malam. Dan efeknya sama menerangi, menjadi seberkas cahaya di lembah kelam. .... "Ketika telinga kucing turun, artinya dia sedang waspada. Ketika telinganya berdiri tegak dan runcing, artinya dia sedang gembira". Setiap kali Lyney cerita kebiasaan kucing ke anak-anak baru di Hotel Bouffes d'ete, dia sering mencuri pandang ke arah adiknya. Telinga Lynette tegak, menghadap ke depan, dan kadang kali bergoyang. Sudah lama sekali sejak terakhir kali telinganya turun. * Terbuka saat Persahabatan Lv. 6 |
Mesin Pemberi Makan "Non-Otomatis" | Mesin pemberi makan otomatis ini dibuat khusus bersama Freminet, fungsinya memberi makan hewan yang kian lama kian banyak jumlahnya di rumah. Setelah suatu pertunjukan, Lynette menemukan sebuah kotak di belakang teater. Ketika dibuka, di dalamnya ada anak-anak kucing yang usianya belum genap sebulan, menengadahkan kepala tanda waspada. Tapi anak-anak kucing itu belum ada tenaga untuk lari, dan hanya bisa memandang takut. Lynette diam, dia tidak mencoba meraih. Hanya memandang balik tanpa suara. Perlahan tapi pasti, anak-anak kucing paham bahwa gadis ini tidak bermaksud jahat, lalu menurunkan leher mereka. Ketika itulah Lynette mengambil kotaknya, dan para anak kucing tidak protes ketika gadis muda ini membawa mereka "pulang". Sempat ada perdebatan kecil anggota keluarga mengenai baik atau tidaknya memelihara binatang, tapi Lynette yang biasanya judes tak acuh sangat bersikeras bahwa semuanya harus tinggal. Perdebatan ini entah bagaimana akhirnya sampai ke telinga "Ayah", dan titahnya adalah ... agar semua anak-anak berhenti berdebat. "Kalau ingin pelihara, tanggung jawab dan urus sendiri. Dengan baik tentunya, jangan bikin repot orang lain". Dia lalu diam sejenak, sebelum menambahkan: "Kalau mereka masih belum paham aturan di sini ketika musim dingin tiba, tanggung jawab dan buang semuanya sendiri". Pernyataan itu seketika menghentikan semua perdebatan. Lynette pun kelimpahan tugas untuk mendidik anak kucing. Lynette biasanya sangat anti jadi seksi sibuk, sehingga Freminet membuatkan mesin pemberi makan otomatis untuknya. Mesin itu punya jam internal dan mekanisme timbangan, bisa memberi makan kucing dengan variasi pakan pada waktu yang tepat, dengan jumlah yang pas pula. Mesin ini jadi satu dari sedikit yang lolos dari sentuhan ajaib Lynette, dan tidak pernah rusak selama bertahun-tahun digunakan. Bahkan perangkat dalamnya pun masih utuh seperti baru, hanya piring di mulutnya saja yang menunjukkan tanda-tanda pernah digunakan. Alasannya adalah ... Lynette memang tidak pernah menggunakannya. Makanan yang harus diisikan ke setiap kotak, bagaimana menyetel waktu makan dan jumlah pakannya ... Daripada buang tenaga mengingat semua itu, dia merasa lebih mudah kalau kasih makan kucingnya secara manual saja. Dan lagi pula, jika memberi makan kucing saja harus mengandalkan mesin .... Lynette jongkok di sebelah Mesin Pemberi Makan "Non-Otomatis", sambil mengelus telinga kucing yang terlihat sangat puas. Bagaimana caranya dia bisa mendidik anak-anak ini? * Terbuka saat Persahabatan Lv. 4 |
Vision | Saat masih muda, Lynette sering mendengar kisah tentang Vision dari Lyney. Para tokoh utama kisah ini terkesan mahakuasa, mampu memanggil badai dengan jentikan jari, atau mengusir kabut dengan embusan napas. Semua itu dilakukan bukan mengandalkan persiapan panjang seperti trik sulap. Bukan, kali ini yang dibicarakan adalah keajaiban sejati. Kalau saja kita juga punya Vision ya, begitu pikir Lynette. Maka trik mereka bisa "disulap" jadi sihir sungguhan. Bisa mengeluarkan makanan dari topi sehingga perut terus kenyang, bisa menciptakan api agar mereka selalu hangat. Lyney tidak usah mati-matian agar mereka berdua bertahan hidup. Tapi para dewa tidak mengindahkan doanya. Di kemudian hari, dia dan Lyney menggelandang di jalanan, masuk ke rumah bangsawan, hingga akhirnya aman dalam perlindungan "Ayah". Keduanya tahu kesempatan ini tidak datang dua kali, sehingga terus bertahan ketika dihajar latihan keras bertubi-tubi dan saling mendukung dalam menjalani misi yang tak terhitung lagi jumlahnya. Kenyataan membuat mereka dewasa terlalu cepat, dan mimpi memiliki Vision telah menjadi catatan kaki di buku kenangan masa lalu keduanya. Pada sebuah misi, mereka dikirim untuk mengadakan pertunjukan di vila seorang bangsawan di pegunungan, untuk mencuri sebuah bukti keras yang disembunyikan di sebuah ruangan di sana. Misinya sendiri biasa saja dan berhasil diselesaikan dengan lancar. Saat melakukan pertunjukan, keduanya akan menyabotase jendela. Setelah selesai, mereka akan bisa masuk diam-diam untuk mencuri bukti, lalu pergi lagi tanpa meninggalkan jejak. Tetapi tepat setelah misi tersebut sukses, tiga sinyal api ditembakkan di luar jendela. Pesan dari anggota "keluarga" yang berjaga di luar. Tiga sinyal api berarti kemungkinan terburuk: Maison Gardiennage juga mengincar orang ini, dan telah mengirim orang mereka ke lokasi. Jika mundur, mereka berisiko berhadapan dengan anggota Maison. Dan jika ketahuan, maka kedok pesulap akan terbongkar, anggota "keluarga" yang berjaga juga akan terlibat dan dijadikan tersangka. Suara di luar ruangan semakin keras. Jika ingin ambil langkah seribu, mau tidak mau harus mengambil risiko. Villa ini dibangun di lereng gunung. Di luar jendela adalah tebing tinggi dan curam, yang dasarnya dialiri sungai deras. Lynette bertukar pandang dengan kakaknya, lalu bergandeng tangan dan melompat keluar. Pendaratan Lyney disambut oleh tamparan air yang deras. Dia berniat melindungi adiknya, menahan benturan dengan bahunya, tapi kehilangan kesadaran sebelum mereka menyentuh permukaan. Lynette yang hampir putus asa meraih ke arah kayu apung, dan dengan bersusah-payah berhasil menarik kakaknya ke tepian sambil terbatuk-batuk memuntahkan air. Sambil bertarung melawan sakit di paru-parunya yang terasa panas membara, dia memeriksa kondisi kakaknya dengan panik. Pucat pasi, mata terpejam. Tidak ada ekspresi jahil dan ceria yang biasa melekat di wajahnya. Dia memeluk kakaknya sangat erat untuk menghangatkan tubuh yang sudah dingin, sambil terus mengawasi sekelilingnya. Hutan itu gelap gulita, dan pohon-pohon yang meliuk terlihat makin ngeri ketika tak ada cahaya yang menerangi. Lynette menyerukan nama kakaknya dengan lembut, berdoa agar dia bisa berdiri lagi, tersenyum padanya seperti ketika pertunjukan. Tapi jawaban yang diberikan hanyalah tarikan napas lemah. Kesepian dan ketakutan yang dia rasakan pada malam ketika itu kembali mencengkeram hatinya. Sudah begitu lama berlalu, dan sudah banyak yang mereka lewati bersama. Dia telah dewasa, tumbuh meninggalkan semua itu di belakang. Bukankah begitu? Lalu kenapa hari ini terjadi lagi hal yang sama? Kenapa dia hanya bisa terdiam menunggu pertolongan datang? Sambil terduduk gemetar dalam gelap? Tidak. TIDAK. Tidak boleh sama. Harus berbeda. Sudah banyak keajaiban yang tercipta dari tangan mereka. Telah banyak halang rintangan yang berhasil mereka langkahi. Dia ingin terus mendukung kakaknya. Bahu membahu. Anggota Maison mungkin sedang patroli di sekitar. Mereka tidak bisa memanggil anggota "keluarga", atau berdiam di tempat ini terlalu lama. Yang bisa dia lakukan hanyalah menggenggam tangan Lyney erat, dan menggendongnya. Tidak bisa melihat jalan? Pakai pendengaran. Telinganya dia angkat setinggi mungkin, meruncingkan indranya demi menangkap suara angin. Angin yang bernyanyi mengibaskan dahan, menggoyang rerumputan, dan mengelus wajahnya. Melukiskan gambaran yang kabur di benaknya. Lynette meraba-raba dalam gelap, duri-duri tajam menusuk tubuh. Merah mewarnai bajunya. Lambat laun pandangan matanya menjadi jelas. Mungkin telinganya sudah mulai bersahabat dengan angin, atau matanya mulai bisa melihat dalam gelap. Langkahnya semakin mantap, semakin gesit. Di panggung tanpa sorotan cahaya, di pertunjukan tanpa pemirsa, di tempat inilah Lynette akhirnya mengambil peran utama. Saat ufuk fajar menembus pagar pepohonan, Lynette berhasil menggotong kakaknya kembali ke titik temu "keluarga". Dan dia melihat sesuatu yang sangat tidak terduga ... "Ayah" datang. Dengan tenaga terakhirnya, Lynette mengeluarkan bukti yang sudah basah kuyup dari dadanya. Tapi sebelum dia bisa menyerahkan bukti tersebut, kakinya kehabisan tenaga, dan si kembar jatuh bersama-sama. "Ayah" menangkap mereka, membiarkan bukti penting itu yang menyentuh tanah. "Tidurlah. Yang kalian dapatkan ... adalah sesuatu yang jauh lebih berharga". Sebuah Vision yang menyala, memantulkan cahaya fajar dan wajah lelap si kembar, tergantung di pinggang Lynette. * Terbuka saat Persahabatan Lv. 6 |
95 responses to “Lynette”
her anemo dmg ascension is as cringe as cryo for diona
crap stat
she wants ER or if you want to be a hippie give her EM, but no fkn anemo
and with 230 base atk at lev 90….
Except she can deal damage while Diona is a support unit ? (Ok you can go Shotgun Diona with Shenhe but not the point)
All her kit is about damage. Anemo dmg ascension is fine to me. It’s way more logical than Sucrose Anemo dmg ascension while she is never played with crit build and where EM or ER ascension would have being more on-point.
I love her so much!!! She’s so fun to play!!!
She favor rainbow team when lyney favor on mono pyro team. What a letdown!!
Can Lynette be considered a dps/support with a full viri set?
If you want to main her, you should put Hunter set on her.
her jp voice is soothing, it melt my heart every time she talk
unlike lyney, he sound very annoying like zenitsu
Little fun fact. The jp voice of Lynette is also the voice of Emilico from Shadows House.
For real. Really fits the “emotionless” character type. Flat and monotone but also soothing at the same time. So good.
Lyney and Zenitsu have the same VA after all
NO I’m not criying! My eyes are just.. wet!
What artifacts sets would be good for her? Be it sub-DPS or support, I don’t really know yet how I’m supposed to / will play her.
Pre-C6 she can be treated like a Crit-Scaling off-field DPS. Crit based VV is the way to go for support, with 2pc combos being viable in Mono Anemo or with another VV support. Capitalize on those scalings. Once you hit C6 though, she can be played onfield as a driver or main DPS ala Heizou. VV is still best for utility there, but for raw damage she’ll probably want that new Crit Rate boosting set.
Personally I’m going with the 4pc Vourukasha’s Glow because her skill takes 6%hp for 4 secs if I’m understanding that skill correctly which allows you to easily hit the 5 stack easily and then pair her with the new forgeable 4 star sword since it also has an hp requirement that needs 25% hp to clear which her skill clears instantly giving you a nice atk buff. Of course I’m assuming this is all working how I think it works so I could be totally wrong when this patch comes out 🤷♂️
Thanks guys for your replies.
I’m currently hesitating between a crit-focused classical ATK/Anemo DMG/Crit 4PC VV build and the full EM 4PC VV with ER substats build because I’ve seen many comments about the latter. I’ll probably test that when she’ll come out. I see that she has a HP gimmick with her E skill but besides that, she doesn’t seem to benefit that much from HP (and I don’t have the energy to deal with one more new domain farming). The new craftable fishable weapon seems to suit her very well tho, so I’ll put my energy into grinding that.
What about Noblesse? You get 25% atk after burst, and another 20% from her A4 passive if your team is made up of four different elements. Her burst being 70 energy, she would need er sands and er sword like fav or sac. Personally I’m going with sac to get a second E, and use her in a Yelan. Yoimiya, Yun Jin team, so everyone (besides Yoimiya) can get their buff from four elements and free up Benny for Rational.
Not a terrible idea tbh. If used in a Mono Anemo team with Faruzan it lets Madam run 4pc or 2pc Emblem to help ease her energy needs too.
Support is the usual suspects – VV (Noblesse if you already have a VV)
for sub-DPS either Emblem or Golden Troupe for quickfire burst dmg
for main DPS I’d say 4Marechaussee > 4Pavillion > 4Shimenawa > 4Glad > 2/2Anemo
the budget c6 main dps kazuha that everyone wanted
i like her she has the potential to replace my kazuha on my saute team (anemo bergeon)